Kunjungan ke Pabrik Sari Roti

Kali ini Playgroup tempat anak saya sekolah memilih Pabrik Sari Roti sebagai agenda dari Field Trip-nya
Maksud dari field trip ini sebenarnya lebih kepada memupuk rasa kemandirian anak untuk dapat bersenang-senang dan berjalan-jalan dengan teman-temannya tanpa didampingi oleh orang tuanya.
Tapi di sini akan saya ceritakan sedikit mengenai bagaimana kunjungan ini berlangsung.

Setibanya kami di Pabrik Sari Roti di Kawasan Industri Jababeka – Cikarang, kami langsung mendapat sambutan hangat dari Pak Satpam yang mengatakan bahwa hanya anak-anak, guru dan pendamping yang hanya dipersilahkan masuk ke Area Pabrik dan tidak diperbolehkan membawa makanan, minuman, bahkan tas.
Para orang tua yang ikut mengantar dengan menggunakan mobil sendiri tidak diperbolehkan masuk dan harus menunggu di tempat parkir.
Kebetulan saya bertugas sebagai pendamping, jadi diperbolehkan ikut masuk :)

Pertama-tama kami masuk ke sebuah ruangan seperti mini bioskop yang bisa menampung kurang lebih 80 orang.
Setelah lampu dimatikan, anak-anak diberi penjelasan singkat mengenai perusahaan ini, kapan berdirinya, apa saja produksinya, dimana saja letak pabriknya, dsb.

Setelah itu kami diajak untuk melihat proses pembuatan roti.
Untuk masuk ke area pembuatan rotinya semua diharuskan memakai penutup kepala, penutup kaki, dan baju putih.
Agak repot untuk memaksa anak-anak kecil memakai perlengkapan tersebut, beberapa anak ada yang menangis karena tidak terbiasa memakai perlengkapan tersebut.

Sebelum masuk ke area pembuatan roti, kami juga diharuskan cuci tangan terlebih dulu, dikeringkan dan disemprot dengan alkohol dan kemudian masuk ke suatu ruangan di mana keluar angin dari dinding-dindingnya. Saya lupa menanyakan fungsi dari ruangan terakhir ini :)

Kami dipandu untuk melihat proses pembuatan roti, tapi hanya sebatas melihat dari balik kaca saja dan tidak diperkenankan untuk melihat dari dekat.

Setelah selesai, kami dibawa kembali ke ruangan mini bioskop di mana anak-anak diajak untuk bermain dalam game yang dibuat oleh stafnya.
Selesai permainan, anak-anak dipersilahkan pulang dengan dibekali 1 bingkisan berisi 1 roti tawar, dan 2 roti manis.

Secara keseluruhan, kunjungan ini cukup menyenangkan dan bermanfaat.

Ada sedikit saran saya untuk Pabrik Sari Roti yaitu agar disediakan suatu tempat menunggu/lobby untuk duduk dan beristirahat.
Kebetulan pada saat kunjungan kami terjadi hujan lebat sehingga para pengantar hanya bisa duduk di dalam mobil saja.
Kunjungan juga berlangsung selama 2 jam dan setelah selesai anak-anak langsung dipersilahkan pulang karena tidak adanya tempat bagi mereka untuk melepas lelah, untuk minum dan menyantap bekal makan siang mereka.

Bagi Anda yang ingin melakukan kunjungan juga ke Pabrik Sari Roti, dapat mengklik tautan ini http://www.sariroti.com/content/kunjungan-pabrik/

Comments

  1. untuk bisa masuk ke pabrik sari roti minimal berapa anak , biaya nya berapa dan bisa menghubungi ke no siapa yah?

Trackbacks

  1. […] adalah Field Trip ke-4 selama Edward sekolah di TB/TK Toby. Yang pertama adalah ke Pabrik Sari Roti (playgroup), ke Dinas Pemadam Kebakaran Matraman (TK A), ke Redaksi Majalah Mombi (TK B) dan yang […]

Speak Your Mind

*